Selasa, 27 Agustus 2013

Tanah Toraja: Sebuah Negeri Yang Hidup oleh Yang Mati



Hidup adalah waktu untuk mengumpulkan bekal menuju keabadian. Hidup adalah serangkaian persiapan menuju alam setelah kematian. Di sinilah di Tanah Toraja tanah nan eksotik dan subur sebuah negeri dimana yang mati tidak pernah berlalu, selamanya tetap ada, selaras harmonis bersama segala yang hidup. Kearifan lokal, alam yang eksotik, serta tradisi dan objek wisata yang unik membuat Tanah Toraja menjadi salah satu objek pariwisata yang wajib dikunjungi.

Rumah Adat Toraja 
Berjarak sekitar 10 jam perjalanan dengan menggunakan Bus dari Kota Makassar. Saat pertama kali memasuki kawasan Tanah Toraja, atmosfir budaya yang khas akan langsung terasa sebab hampir seluruh dekorasi rumah tinggal penduduk bahkan yang sudah berarsitektur modern tetap memiliki unsur khas Rumah Adat Toraja yang disebut Tongkonan.

Desember, adalah waktu yang sangat tepat untuk berkunjung ke Tanah Toraja. Pada bulan penghujun tahun tersebut, Pemerintah Kota Toraja mengadakan semacam bulan Wisata yang dinamai “Lovely Desember”. Kemeriaan berawal dari awal bulan dan mencapai puncaknya pada natal dan tahun baru. Pada saat itu jangan heran jika suara letupan kembang api tidak henti-hentinya menggemuruh memeriahkan pesta rakyat yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya.



Jangan Lewatkan Tradisi Rambu Solo
Selain itu, akan ada prosesi Rambu Solo atau upacara tepatnya pesta kematian yang merupakan tradisi masyarakat Toraja untuk “mengantar” jiwa yang raganya telah mati menuju alam keabadian. Dalam prosesi ini kita dapat menyaksikan ratusan kerbau untuk dikorbankan kemudian dagingnya akan dibagi ke masyarakat sekitar. 


Arena Upacara Rambu Solo
Kita juga akan menjumpai dekorasi dan panggung serta area upacara selama prosesi yang tidak pernah terbayang dikepala kita untuk sebuah upacara kematian. 
Jika beruntung dalam prosesi tersebut Anda bisa berkenalan dengan Tedong Bonga  atau yang saya sebut kerbau albino bertotol yang konon hanya dapat hidup di Tanah Toraja.



Tedong Bonga
Mama Ani, seorang penduduk asli Tanah Toraja mengungkapkan bahwa kebiasaan dan tradisi yang mereka lakukan bukan hanya sekadar untuk foya-foya dan mempertahankan atau menaikkan kelas sosial.

“Kami beruntung diwariskan tradisi  ini, dan kami wajib melestarikannya” ungkap Mama Ani


Ia menambahkan bahwa prosesi tersebut merupakan ajang berbagi  dan reuni keluarga. Sebab dalam prosesi tersebut seluruh keluarga almarhum akan berkumpul dan berpesta bersama.

Dari perbincangan bersama Mama Ani, dapat dipetik suatu kearifan lokal berupa kecintaan dan rasa tanggung jawab  untuk mempertahankan warisan budaya serta memelihara kebersamaan. Jika hal ini dimiliki oleh seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai suku bangsa dengan keragaman budaya dan tradisi masing-masing maka, kita akan menjadi Bangsa yang kaya, kuat dan tentunya akan dipandang oleh dunia.

Kunjungi Objek Wisata Yang Unik: Lando, Kete Kesu hingga Batutumoga

Gua tempat menyimpan jenaza yang disebut "liang" di Lando
Untuk menikmati seluruh unsur budaya dan pariwisata di tanah Toraja, sebaiknya berkunjung beberapa hari menjelang natal dan rasakan suasana pergantian tahun yang berbeda. Anda bisa mengisi waktu dengan mengunjungi beberapa tempat wisata. Salah satu yang wajib dikunjungi adalah Lando, di tempat ini Anda akan menyaksikan “Liang” yang merupakan gua tempat menyimpan sementara jenazah hingga keluarganya mampu melaksanakan Prosesi Rambu Solo untuk selanjutnya dipindahkan kuburannya ke tempat yang lebih layak, tergantung kemampuan keluarga. Ada yang akan ditempatkan pada kuburan yang nyaris seperti rumah yang diisi satu jenazah yang disebut Patane.

Pasangan tengkorak yang konon semasa hidup keduanya adalah sepasang kekasih 

Selain itu, Anda juga bisa mengunjungi Kete Kesu, di tempat ini Anda akan melihat  rumah Adat Asli penduduk Toraja “Tongkonan” lengkap dengan lumbung padi khas Toraja yang disebut “Alang”. Semuanya memiliki ciri yang unik dan tentunya khas Toraja. Jangan lupa berbincang dengan masyarakat sekitar, dengan begitu Anda dapat menambah wawasan mengenai kearifan lokal masyarakat Toraja yang sayang jika disia-siakan apalagi diacukan.

Kuburan Batu yang bisa ditemui di sepanjang perjalanan
menuju Batu Tumonga
Jika Anda memiliki jiwa petualang yang tinggi dan tidak gentar dengan medan yang berat maka, mengunjungi Batutumonga adalah salah satu hal wajib yang perlu Anda lakukan saat berkunjung ke Toraja. Perjalanan yang berkelok dan tidak mulus menuju puncak, tidak akan sia-sia dengan pemandangan yang menawan serta hal-hal unik yang bisa Anda temui sepanjang perjalanan seperti kuburan batu, perkampungan tradisional.

Kursi peninggalan seseorang yang jenazah nya dikubur
di kuburan Batu
Tidak jarang disekitar kuburan batu, Anda akan menemukan barang-barang berharga yang masih layak pakai seolah ditelantarkan. Kebanyakan barang-barang tersebut sesungguhnya  merupakan barang kesayangan orang-orang yang telah mati. 

Tentunya betapapun berharganya barang-barang tersebut, tidak ada yang berani merusak apalagi mencuri. Bukan karena takut, melainkan adanya penghargaan yang tinggi terhadap kepercayaan yang penduduk anut.


Pada puncak perjalanan, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan hamparan tanah hijau berselimutkan awan putih yang lembut dengan sedikit percik emas dari sinar matahari seolah Anda mengintip dari balik langit. Menikmati pemandangan tersebut dari warung kopi kecil di tepi tebing dengan menyuruput secangkir Kopi Toraja yang wangi dan khas akan mendatangkan sensai relaksasi yang luar biasa.

Batutumonga


Saksikan Upacara Menghidupkan Mayat
Jika belum puas, Anda bisa melawan logika dan menguji nyali Anda dengan menyaksikan upacara Ma’nene’.Sebuah upacara yang mungkin tidak akan pernah Anda temui sejenisnya di belahan bumi manapun.

Ma’ Nene’ adalah semacam upacara menghidupkan mayat dengan diiringi mantra rahasia dan hanya bisa dibawakan oleh orang-orang tertentu. Namun, untuk betul-betul menyaksikan Ma’nene’ dibutuhkan keberuntungan karena upacara ini hanya dilaksanakan untuk perihal-perihal tertentu saja. Jadi, Anda percaya mayat bisa dihidupkan dan berjalan kembali layaknya zombie yang hanya kita temui difilm horror?Buktikan di Tanah Toraja, dimana hidup berputar karena raga yang telah mati.

PARANG TORAJA

Parang Toraja

Parang Toraja terbuat dari besi baja yang dibuat oleh para pengrajin yang sangat ulet dan diperoleh secara turun temurun.
Ukuran dan bentuknya bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan anda, ada yang bilah parangnya diukir dengan corak khas Toraja dan ada yang polos mengkilap. Gagangnya terbuat dari tanduk kerbau yang diukir atau dari akar bambu. Selain itu sarung atau tempatnya juga terdiri dari beberapa pilihan, ada yang terbuat dari kayu hitam, bilah bambu atau papan.
Untuk lebih jelasnya kami sertakan beberapa gambar parang tersebut:

1.     Parang dengan gagang tanduk dan sarung dari kayu hitam berukir


Terdiri dari dua ukuran: 
1. Ukuran sedang (panjang + 25 cm)  harga Rp. 550.000,-KODE PT-01
2. Ukuran panjang (panjang + 35 cm) harga Rp. 750.000,-KODE PT-02
2.     Parang dengan gagang tanduk  dan sarung dari bilah kayu berukir  
     1. Ukuran sedang (panjang + 25 cm)  harga Rp. 550.000,-KODE GK-01
     2. Ukuran panjang (panjang + 35 cm) harga Rp. 750.000,-KODE GK-02 
 3.     Parang dengan gagang dari akar bambu dan sarung dari bilah bambu

      1. Ukuran sedang (panjang + 25 cm)  harga Rp. 400.000,-KODE BB-01
      2. ukuran panjang (panjang + 35 cm) harga Rp. 500.000,-KODE BB-02
 


     Jika anda ragu untuk memesan, jangan kuatir karena kami punya banyak stok dan telah memiliki kerja sama dengan para pengrajin parang yang ada di Toraja. Berikut kami sertakan foto-foto stok parang kami. 


TUJUH TEMPAT WISATA YANG WAJIB ANDA KUNJUNGI DI TORAJA




Toraja merupakan salah satu daerah tujuan wisatawan yang unik baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Hal itu didukung oleh beberapa faktor, antara lain budayanya yang khas dan unik, panorama alam, serta tempat-tempat wisata yang unik lainnya.
Untuk lebih jelasnya mari kita bahas tujuh lokasi yang tidak boleh anda lewatkan jika berkunjung ke Toraja.

1. Londa 
Londa merupakan salah satu objek wisata yang sangat populer di Toraja. Londa adalah sebuah gua alam yang terbentuk secara alami dan dijadikan sebagai tempat penyimpanan mayat bagi penduduk sekitarnya. Meski demikian tidak semua warga bisa dikubur di tempat ini. Hanya orang tertentu saja yang diperbolehkan, biasanya adalah kasta golongan atas dalam masyarakat.
2. Ke'te' Kesu
Ke’te Kesu adalah tempat kedua yang wajib anda kunjungi. Di objek wisata ini anda dapat menyaksikan rumah adat Toraja yang dikenal dengan nama Tongkonan serta jejeran lumbung di depan Tongkonan. Selain itu anda juga dapat menyaksikan sisa-sisa tulang belulang di kuburan batu di tempat ini.
3. Pallawa
Palawa adalah objek wisata berupa jejeran Rumah Toraja yang sudah berusia ratusan tahun. Kemudian di depan Rumah Toraja dibangun lumbung-lumbung yang bentuknya mirip dengan bentuk rumah adat. Lumbung ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan padi dan sebagai tempat melaksanakan acara-acara adat.
4. Lo’ko’ Mata
Lo’kok Mata dalam Bahasa Toraja berarti Lubang Mata. Nama itu diberikan mengingat objek wisata yang satu ini adalah sebuah batu yang cukup besar. Pada sisi-sisi tebing batu yang tinggi dibuat lubang dengan ukuran ±1,5 meter persegi tergantung kebutuhan, dibuat dengan cara memahat dan dijadikan sebagai tempat menyimpan mayat alias kuburan.
5. Lemo
Objek wisata selanjutnya adalah Lemo. Lemo merupakan tempat wisata berupa kuburan batu yang letaknya di atas tebing-tebing batu, di depan kuburan-kuburan itu dijumpai patung-patung dari orang yang sudah meninggal dan dikubur di dalam kuburan itu.
6. Makula
Makula adalah tempat permandian air panas alam dengan Kandungan belarangnya yang cukup bagus untuk kesehatan kulit. Jadi kalau anda punya gangguan kulit maka tempat ini sangat cocok untuk anda kunjungi. Begitu juga dengan airnya yang panas sangat cocok untuk cuaca wilayah Toraja yang dingin. Jadi pas untuk bersantai
7. Tilangnga’
Berikutnya adalah Tilangnga’, merupakan kolam alami yang berada di antara gunung kapur. Airnya cukup jernih sehingga dasar kolam terlihat jelas seolah-olah hanya sebatas lutut saja. Tetapi jangan anda salah karena jika anda turun maka anda tidak akan mencapai dasarnya. Tidak direkomendasikan untuk yang tidak bisa berenang. Disini biasanya kita juga dihibur oleh anak-anak lokal yang akan melompat dari atas pohon ke kolam setinggi ± 40 meter, dan anehnya mereka tidak akan mencapai dasar kolam. 


Senin, 26 Agustus 2013

Cara Membuat Kabel UTP Straight dan Cross

Bagi anda yang bergelut dibidang IT atau ingin membuat jaringan lokal sendiri dirumah tentu tidak asing lagi dengan kabel UTP. Kali ini LobbyInfo akan membagi tips cara membuat Kabel UTP Straight & Cross untuk bisa membuat jaringan pada komputer agar terhubung secara online ke internet maupun lokal.

Untuk membuat kabel UTP kita harus mempunyai alat-alat sebagai berikut :

- Tank Crimping
tank crimping
Tank Crimping adalah alat untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor,dan ini sangat penting sekali bagi kita yang ingin belajar cara mengcrimping kabel,alat ini bentuknya hampir sama dengan Tank biasa yang sering kita lihat atau temui.


- Kabel UTP
kabel utp

Kabel UTP kita gunakan untuk saling menghubungkan jaringan internet dan di dalam kabel UTP ini terdapat 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni.

- Konektor RJ-45

konektor rj-45
Konektor adalah alat yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN. Konektor RJ-45 harus dipasangkan pada ujung kabel UTP apabila tidak maka Kabel UTP tidak akan berguna.

- Cable Tester

cable testerCable Tester adalah alat untuk menguji hasil crimpingan kabel kita, kalau krimpingan kita salah maka lampu di Cable Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil crimpingan kita sudah benar maka lampu di Cable Tester akan menyala dengan otomatis,jadi alat ini sangat berguna bagi kita untuk mengetahui hasil crimpingan kita.

Perbedaan kabel Straight dan Cross

sebelum kita mulai membuat kabel ada baiknya kita mengetahui fungsi dari masing-masing kabel.


Kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya.

Urutan standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai  sesuai  standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:

standart straight


Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :

  • Menghubungkan antara computer dengan switch
  • Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Menghubungkan switch ke router
  • Menghubungkan hub ke router

Kabel cross merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung lainnya. Kabel cross digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama. Gambar dibawah adalah susunan standar kabel cross.

standart cross

Contoh penggunaan kabel cross adalah sebagai berikut :
  • Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
  • Menghubungkan 2 buah switch
  • Menghubungkan 2 buah hub
  • Menghubungkan switch dengan hub
  • Menghubungkan komputer dengan router

Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun cross over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6.



Membuat Kabel Straight UTP

- Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm.

- Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar gambar.

- Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel,

- Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar dengan posisi sebagai berikut:


  • Orange Putih pada Pin 1.
  • Orange pada Pin 2.
  • Hijau Putih pada Pin 3.
  • Biru pada Pin 4.
  • Biru Putih pada Pin 5.
  • Hijau pada Pin 6.
  • Coklat Putih pada Pin 7.
  • Coklat pada Pin 8.


susunan straighturutan pin

- Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin (kuningan) pada konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel. biasanya akan terdengar suara "klik".

Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain

Langkah terakhir adalah mengecek kabel yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan masing-masing ujung kabel (konektor RJ-45) ke masing2 port yang tersedia pada LAN tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang kita buat.

Membuat Kabel Cross UTP

Membuat kabel cross memiliki langkah yang hampir sama dengan kabel straight, perbedaan hanya terletak pada urutan warna dari kedua ujung kabel. Berbeda dengan kabel straight yang memiliki urutan warna sama di kedua ujung kabel, kabel cross memiliki urutan warna yang berbeda pada kedua ujung kabel.

Ujung pertama sama dengan kabel straight :


  • Orange Putih pada Pin 1.
  • Orange pada Pin 2.
  • Hijau Putih pada Pin 3.
  • Biru pada Pin 4.
  • Biru Putih pada Pin 5.
  • Hijau pada Pin 6.
  • Coklat Putih pada Pin 7.
  • Coklat pada Pin 8.


Untuk ujung kabel yang kedua, susunan warnanya berbeda dengan ujung pertama. Adapun susunan warnanya adalah sebagi berikut:


urutan cross
  • Hijau Putih pada Pin 1.
  • Hijau pada Pin 2.
  • Orange Putih pada Pin 3.
  • Biru pada Pin 4.
  • Biru Putih pada Pin 5.
  • Orange pada Pin 6.
  • Coklat Putih pada Pin 7.
  • Coklat pada Pin 8.



Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel (warna biru) ikut masuk kedalam konektor.

kabel yang benar



13 Jurusan Kuliah dengan Prospek Gaji Besar

Berikut adalah jurusan yang bisa diambil saat mengikuti SNMTPN maupunSBMPTN, Semoga bisa memberikan sedikti gambaran, Data dari USA.
Kuliah memiliki banyak tujuan. Ada yang ingin mencari ilmu setinggi mungkin, agar punya gelar, atau untuk menaikkan posisi tawar saat mencari kerja. Namun tahukah kamu bahwa tidak semua jurusan yang ada di bangku kuliah membuat `nilai’ pencari kerja meningkat?
Bahwa tidak semua jurusan mampu `membayar’ kembali saat lulus, seperti daftar yang dibuat oleh PayScale. Situs ini memaparkan jurusan yang lulusannya digaji dengan nilai paling tinggi di Amerika Serikat.
Uniknya, jurusan kedokteran tidak masuk dalam daftar 13 besar. Begitu juga dengan ilmu sosial, tidak ada yang masuk dalam daftar ini. Lantas, jurusan apa saja yang paling menghasilkan gaji tinggi? Berikut pemaparannya.
1. Jurusan Teknik Perminyakan
Lulusan jurusan ini yang memiliki pengalaman kerja dua tahun (atau disebut PayScale sebagai pemula), rata-rata dibayar USD97.900 atau setara dengan Rp828,9 juta per tahun. Sementara yang sudah pengalaman selama 15 tahun (mid-career), dibayar USD155 ribu atau setara dengan Rp1,3 miliar per tahun.
2. Jurusan Teknik Kimia
Tingkat pemula jurusan ini rata-rata dibayar USD64.500 atau setara dengan Rp546 juta per tahun. Sementara mid-carrer rata-rata dibayar USD109 ribu atau setara dengan Rp922,9 juta per tahun.
3. Teknik Listrik
Lulusan teknik listrik yang pemula rata-rata dibayar USD61.300 atau setara dengan Rp519 juta per tahun. Sementara yang mid-career dibayar USD103 ribu atau setara dengan Rp872,1 juta per tahun.
4. Material Science
Lulusan jurusan ini dibayar rata-rata USD60.400 atau setara dengan Rp511,4 juta per tahun (untuk pemula) dan USD103 ribu (Rp872 juta) per tahun untuk tingkat mid-career.
5. Teknik Penerbangan
Lulusan jurusan ini dibayar rata-rata USD60.700 atau setara dengan Rp513,9 juta per tahun (untuk pemula) dan USD102 ribu atau setara dengan Rp863,6 juta per tahun (untuk mid-career).
6. Teknik Komputer
Untuk lulusan pemula, rata-rata dibayar USD61.800 atau setara dengan Rp523,3 juta per tahun. Sementara yang mid-career dibayar USD101 ribu atau setara dengan Rp855,2 juta per tahun.
7. Ilmu Fisika
Lulusan jurusan ini yang pemula rata-rata dibayar USD49.800 (Rp421,6 juta) per tahun sementara untuk yang mid-career dibayar USD101 ribu (Rp855,2 juta) per tahun.
8. Matematika Terapan
Lulusan jurusan ini rata-rata dibayar USD52.600 (Rp445,4 juta) per tahun untuk pemula. Sementara untuk mid-career rata-rata dibayar USD98.600 (Rp834,8 juta) per tahun.
9. Ilmu Komputer
Untuk pemula lulusan jurusan ini, rata-rata dibayar USD56.600 (Rp479,3 juta) per tahun. Sementara yang mid-career rata-rata dibayar USD97.900 (Rp829 juta) per tahun.
10. Teknik Nuklir
Lulusan pemula rata-rata dibayar USD65.100 (Rp551,2 juta) per tahun. Sementara untuk yang mid-career rata-rata dibayar USD97.800 (Rp828,1 juta) per tahun.
11. Teknik Biomedical
Lulusan jurusan ini yang pemula rata-rata dibayar USD53.800 (Rp455,5 juta) per tahun. Sementara mid-career rata-rata dibayar USD97.800 (Rp828 juta).
12. Ekonomi
Untuk pemula, rata-rata dibayar USD47.300 (Rp400 juta lebih) sementara yang mid-career dibayar USD94.700 (Rp801 juta lebih) per tahun.
13. Teknik Mesin
Lulusan pemula jurusan ini rata-rata dibayar USD58.400 (Rp494 juta lebih) per tahun sementara yang mid-career dibayar USD94.500 (Rp800 juta lebih) per tahun.

Cara menarik uang di ATM

Kartu ATM adalah salah satu fasilitas penting bagi nasabah sebuah bank. Dengan kartu ATM seorang nasabah bisa dengan mudah melakukan transaksi penting apalagi bila anda seorang pengusaha baik pengusaha online ataupun pengusaha offline. Transaksi penting melalui ATM itu diantaranya :

  1. Transfer uang baik antar bank atau beda bank
  2. Penarikan uang  tunai
  3. Pembayaran tagihan misalnya listrik telepon pdam dan lain-lain tentunya jika bank yang bersangkutan memberikan layanan ekstra dalam ATM.
  4. Pengecekan saldo tabungan
  5. Belanja atau pembayaran di kasir untuk tempat-tempat tertentu misalnya di mall, laboratorium di pom bensin dan lain-lain
  6. Pengisian pulsa handphone

Nah karena ATM ini sangat penting fungsinya maka bagi yang belum pernah menggunakan kartu ATM, inilah panduan terurut dalam menggunakan kartu ATM di mesin ATM. Khusus pengguna ATM BCA baca saja panduan lengkapnya di Cara menggunakan ATM BCA lengkap dengan gambar

Setelah anda memasuki mesin ATM, khusus untuk penarikan uang, pastikan jika anda ingin menarik uang 50 ribuan untuk menuju ATM dengan tulisan 50.000 bukan 100.000. Inilah urutannya :



  1. Memasukan kartu ATM (lihat jangan sampai terbalik, bagian sisi kiri yang harus dimasukan lebih dulu jangan sampai terbalik kalau tidak anda akan malu sendiri...kok kartunya nggak mau masuk ya...jangan sampai begitu) Pada kartu ATM tertentu biasanya ada tanda panah. Tanda panah itulah sisi yang harus dimasukan lebih dulu
  2. Setelah masuk kartu ATM, tunggu sampai layar meminta "masukan nomor pin rahasia".
  3. Masukan nomor pin dan pastikan jangan sampai ada yang mengintip, sebaiknya rapatkan tubuh anda ke mesin ATM. 
  4. Setelah memasukan nomor pin dengan benar, pilihlah transaksi yang diinginkan dengan menekan tombol yang ada disisi layar lurus dengan menu transaksi yang ingin dipilih misalnya "penarikan tunai" atau "transaksi lainnya" untuk melihat layanan transaksi yang lain.
  5. Ikuti perintah selanjutnya sesuai layar (biasanya pilih mata uang yang akan digunakan misalnya rupiah, masukan jumlah uang yang akan ditarik (kelipatan 100.000 atau 50.000, anda tidak bisa mengambil uang dari ATM seperti 22.750 mustahil..., kecuali transfer uang, baru bisa angka berapa saja)
  6. Ambilah uang tersebut yang keluar dari lubang uang yang ada dibawah. Jika anda tidak ambil, mesin ATM akan menunggu terus. Adakalanya pada transaksi penarikan uang tertentu justru anda diminta mengambil kartu terlebih dahulu biasanya mesin ATM berbunyi. Perhatikan saja perintah yang ada di layar.
  7. Bila transaksi selesai,  jawablah pertanyaan bahwa anda selesai bertransaksi sesuai menu yang ada di layar. 
  8. Tunggu sampai keluar kertas bukti transaksi dan ambil. Pada transaksi pengambilan uang adakalanya mesin ATM tidak mengeluarkan tanda bukti. Perhatikan saja keterangan yang ada di layar.
  9. Setelah itu kartu akan keluar dengan sendirinya, ambil dan transaksi anda berhasil. Selesai....
Itulah urutan penggunaan kartu ATM untuk menarik uang di mesin ATM, semoga manfaat

Harga Laptop Yang Turun Bulan Ini


Merk & Type
Price
Diff
Acer Aspire E1-421-11202G32Mn 
3.300.000 
-100.000 
Acer Aspire E1-471G-32322G50Mn 
5.100.000 
-200.000 
Acer Aspire One 725 
2.700.000 
-100.000 
Acer Aspire One 725 Win 8 
3.200.000 
-100.000 
Acer Aspire One 756 
2.700.000 
-100.000 
Acer Aspire S7 Ultrabook 
16.500.000 
-100.000 
Acer Aspire V3-471G-53214G75Ma Win 8 
6.900.000 
-100.000 
Acer Aspire V3-471G-73614G1TMa 
9.000.000 
-300.000 
Acer Aspire V3-471G-73614G1TMa Win 8 
9.600.000 
-200.000 
Acer Aspire V5-171-32364G50Ass 
4.500.000 
-100.000 
Acer Aspire V5-471-323b2G50Ma 
4.500.000 
-100.000 
Acer Aspire V5-471-33214G50Ma 
5.000.000 
-100.000 
Acer Aspire V5-471G-33214G50Ma 
5.700.000 
-200.000 
Acer Aspire V5-471G-33214G50Ma 
5.300.000 
-100.000 
Acer Aspire V5-471G-52464G50Ma 
6.000.000 
-100.000 
Acer Aspire V5-471G-53314G50Ma Win 8 
6.700.000 
-100.000 
Acer Aspire V5-471P-33214G50Ma 
6.100.000 
-400.000 
Apple MacBook Pro MD101 
11.900.000 
-100.000 
Apple MacBook Pro MD212 (Retina Display) 
15.700.000 
-900.000 
Asus 1225B 
2.900.000 
-400.000 
Asus A43E-VX1070D 
3.700.000 
-100.000 
Asus A43E-VX1071D 
3.700.000 
-100.000 
Asus A43E-VX1075D 
4.400.000 
-100.000 
Asus A43E-VX1077D 
4.400.000 
-100.000 
Asus A43E-VX1078D 
4.400.000 
-100.000 
Asus A45VD-VX269D 
5.300.000 
-100.000 
Asus A45VD-VX270D 
5.300.000 
-100.000 
Asus A45VD-VX271D 
5.300.000 
-100.000 
Asus A45VD-VX272D 
5.300.000 
-100.000 
Asus A46CM-WX091D 
5.600.000 
-100.000 
Asus A46CM-WX091H 
6.100.000 
-100.000 
Asus A46CM-WX093D 
4.900.000 
-100.000 
Asus A46CM-WX094D 
6.400.000 
-300.000 
Asus A46CM-WX095D 
8.300.000 
-500.000 
Asus EeePC 1025C 
2.500.000 
-500.000 
Asus G46VW-W3061H 
14.600.000 
-200.000 
Asus G75VX-CV118H 
23.400.000 
-300.000 
Asus N46VJ-V3015D 
7.300.000 
-100.000 
Asus N46VJ-V3016D 
7.300.000 
-100.000 
Asus N46VZ-V3065H 
10.700.000 
-100.000 
Asus N46VZ-V3095D 
9.500.000 
-300.000 
Asus N46VZ-V3096D 
9.500.000 
-300.000 
Asus N46VZ-V3097H 
7.800.000 
-200.000 
Asus N56VZ-S4329D 
10.700.000 
-1.100.000 
Asus S46CM-WX127H 
9.700.000 
-100.000 
Asus S46CM-WX131H 
7.300.000 
-100.000 
Asus S46CM-WX143H 
6.400.000 
-100.000 
Asus U47VC-WO028V 
8.800.000 
-1.100.000 
Asus VivoBook S400CA 
7.000.000 
-100.000 
Asus VivoBook X201E 
2.900.000 
-100.000 
Asus VivoBook X202E 
4.700.000 
-100.000 
Asus VivoBook X202E 
5.800.000 
-100.000 
Asus X301A-RX001R 
5.600.000 
-100.000 
Asus X301A-RX015R 
5.400.000 
-100.000 
Asus X401A-WX234D (Slimbook) 
3.900.000 
-100.000 
Asus X401A-WX237D (Slimbook) 
3.900.000 
-100.000 
Asus X45A-VX058D 
3.400.000 
-100.000 
Asus X45C-VX037D 
4.300.000 
-100.000 
Asus X45U-VX049D 
3.600.000 
-100.000 
Asus X45U-VX058D 
3.400.000 
-100.000 
Asus Zenbook UX31E-RY009V 
9.100.000 
-700.000 
Asus Zenbook UX32A-R3001V 
7.800.000 
-100.000 
Asus Zenbook UX32VD-R4002V 
10.700.000 
-700.000 
Axioo Neon RNO.3.425 
4.200.000 
-300.000 
Axioo Neon RNO.5.E45 
4.700.000 
-100.000 
Axioo Neon RNO.7.481 
6.700.000 
-300.000 
Dell Inspiron 14z 
8.000.000 
-800.000 
Dell Inspiron 14z 
5.700.000 
-600.000 
Dell Inspiron 14z 
6.700.000 
-200.000 
Dell Inspiron N3420 
3.200.000 
-400.000 
Dell Inspiron N4050 
3.800.000 
-800.000 
Dell Inspiron N4050 
4.000.000 
-500.000 
Dell Inspiron N4050 
4.900.000 
-100.000 
Dell Inspiron N4050 
5.000.000 
-100.000 
Dell Inspiron N4110 
6.900.000 
-1.000.000 
Dell Inspiron N4110 
4.700.000 
-200.000 
Dell Inspiron N4110 
6.000.000 
-200.000 
Dell Inspiron N4110 
4.600.000 
-100.000 
Dell Inspiron N5110 
9.500.000 
-300.000 
Dell Inspiron N5420 
5.400.000 
-900.000 
Dell Inspiron N5420 
6.500.000 
-200.000 
Dell Inspiron N5420 
7.200.000 
-200.000 
Dell Inspiron N7420 
11.400.000 
-500.000 
Dell Vostro 3350 
5.900.000 
-800.000 
Dell Vostro 3450 
5.400.000 
-600.000 
Dell Vostro 3450 
7.100.000 
-200.000 
Dell XPS L321X 
10.100.000 
-700.000 
Fujitsu LifeBook AH532 Core i5 
9.500.000 
-400.000 
Fujitsu LifeBook AH532 Core i7 
12.400.000 
-500.000 
Fujitsu LifeBook BH531 
4.700.000 
-700.000 
Fujitsu LifeBook E751 
13.000.000 
-100.000 
Fujitsu LifeBook LH531 Core i3 
4.200.000 
-400.000 
Fujitsu LifeBook LH532 Core i3 
4.500.000 
-200.000 
Fujitsu LifeBook LH532V 
6.200.000 
-800.000 
Fujitsu LifeBook LH532V Core i3 
5.600.000 
-800.000 
Fujitsu LifeBook LH772 
12.700.000 
-700.000 
Fujitsu LifeBook P701 
14.000.000 
-100.000 
Fujitsu LifeBook P702 
13.900.000 
-200.000 
Fujitsu LifeBook P771 
19.900.000 
-1.300.000 
Fujitsu LifeBook P772 
20.100.000 
-900.000 
Fujitsu LifeBook S561 
13.500.000 
-100.000 
Fujitsu LifeBook S781 
13.500.000 
-100.000 
Fujitsu LifeBook SH531 
7.500.000 
-100.000 
Fujitsu LifeBook SH572 
15.200.000 
-600.000 
Fujitsu LifeBook SH762 
16.200.000 
-600.000 
Fujitsu LifeBook SH771 
21.200.000 
-1.500.000 
Fujitsu LifeBook T580 
12.800.000 
-500.000 
Fujitsu LifeBook UH572 
10.100.000 
-200.000 
Gigabyte E1425A-02 
4.400.000 
-100.000 
Gigabyte P2532N-02 
11.900.000 
-100.000 
Gigabyte P2542G 
16.600.000 
-400.000 
Gigabyte Q2432A 
5.300.000 
-200.000 
Gigabyte Q2432A-02 
5.000.000 
-200.000 
Gigabyte Q2432M-VN 
4.900.000 
-100.000 
Gigabyte Q2440M 
5.600.000 
-200.000 
Gigabyte T1125N 
7.100.000 
-100.000 
Gigabyte T1125P 
7.100.000 
-100.000 
Gigabyte U2442N 
12.800.000 
-200.000 
Gigabyte U2442N-02 
11.300.000 
-100.000 
HP 1000-1111TU 
4.300.000 
-200.000 
HP Compaq 430 
4.800.000 
-500.000 
HP Compaq 430 
4.400.000 
-100.000 
HP Compaq 431 
5.100.000 
-100.000 
HP Envy 4-1024TU Sleekbook 
6.100.000 
-200.000 
HP Envy M6-1113TX 
10.600.000 
-900.000 
HP G4-1314TU 
6.200.000 
-100.000 
HP G4-2113TU 
5.400.000 
-100.000 
HP Mini Note 210-4015 
2.800.000 
-400.000 
HP Mini Note 210-4025 
2.800.000 
-400.000 
HP Pavilion 14-B008AU Sleekbook 
3.400.000 
-200.000 
HP Pavilion 14-B009AU Sleekbook 
3.400.000 
-200.000 
HP Pavilion 14-B012TX Sleekbook 
5.700.000 
-300.000 
HP Pavilion 14-B013TX Sleekbook 
5.700.000 
-300.000 
HP Pavilion DM4-3115TX 
7.200.000 
-100.000 
HP Presario CQ43-414TU 
3.200.000 
-100.000 
HP Probook 4430s 
5.500.000 
-100.000 
HP Probook 4430s 
6.400.000 
-100.000 
HP ProBook 4441s 
7.400.000 
-200.000 
Lenovo B475-6883 
3.800.000 
-100.000 
Lenovo B490-5656 
4.700.000 
-200.000 
Lenovo Edge E125-36A 
3.500.000 
-100.000 
Lenovo Edge E125-37A 
3.500.000 
-100.000 
Lenovo Edge E130-A96 
5.200.000 
-100.000 
Lenovo Edge E130-A97 
5.200.000 
-100.000 
Lenovo Edge E135-A11 
3.800.000 
-100.000 
Lenovo Edge E135-A14 
3.800.000 
-100.000 
Lenovo Edge E330-A85 
7.700.000 
-100.000 
Lenovo Edge E420-RA3 
5.800.000 
-200.000 
Lenovo Edge E420-RA4 
5.800.000 
-200.000 
Lenovo G470-0137 
6.000.000 
-100.000 
Lenovo G480-1457 
3.800.000 
-300.000 
Lenovo G480-5801 
3.500.000 
-100.000 
Lenovo G485-6709 
3.000.000 
-100.000 
Lenovo S200 
2.700.000 
-100.000 
Lenovo T420-6RA 
16.100.000 
-700.000 
Lenovo T430-AP3 
15.600.000 
-100.000 
Lenovo U310-5877 
8.000.000 
-200.000 
Lenovo U310-8188 
6.300.000 
-100.000 
Lenovo U310-8189 
6.300.000 
-100.000 
Lenovo U310-8190 
6.300.000 
-100.000 
Lenovo U410-1250 
8.300.000 
-500.000 
Lenovo U410-1253 
8.300.000 
-500.000 
Lenovo U410-1254 
8.300.000 
-500.000 
Lenovo U410-1308 
6.200.000 
-500.000 
Lenovo U410-1310 
6.200.000 
-500.000 
Lenovo X1-3DA 
21.900.000 
-300.000 
Lenovo X220-6EA 
15.100.000 
-200.000 
Lenovo X220-KG4 
15.600.000 
-100.000 
Lenovo X230-5FA 
15.600.000 
-100.000 
Lenovo Z480-9934 
8.100.000 
-100.000 
MSI CR460-262XID 
4.500.000 
-100.000 
MSI CX41 
5.300.000 
-400.000 
MSI CX41 
6.400.000 
-400.000 
MSI CX610NF-238ID 
8.200.000 
-100.000 
MSI CX610NF-278XID 
7.300.000 
-100.000 
MSI GE60 OND 
10.900.000 
-400.000 
MSI GT60 OND 
20.200.000 
-1.400.000 
MSI GT60 ONE 
23.200.000 
-100.000 
MSI U180-237XID 
2.300.000 
-100.000 
MSI U180-239XID 
2.300.000 
-100.000 
Samsung ATIV XE500T1C-H02ID 
9.100.000 
-100.000 
Samsung ATIV XE700T1C-H02ID 
13.300.000 
-100.000 
Samsung NP300 
5.000.000 
-100.000 
Samsung NP300 
6.800.000 
-100.000 
Samsung NP350 
6.600.000 
-300.000 
Samsung NP350 
5.200.000 
-200.000 
Samsung NP350 
5.800.000 
-200.000 
Samsung NP350 
5.700.000 
-100.000 
Samsung NP900X3C-A051D 
15.600.000 
-200.000 
Sony Vaio SVD11-215CV 
13.100.000 
-400.000 
Sony Vaio SVE11-125CV 
4.200.000 
-300.000 
Sony Vaio SVE14-126CV 
6.600.000 
-900.000 
Sony Vaio SVE14-128CV 
9.000.000 
-1.000.000 
Sony Vaio SVE14-A25CV 
7.900.000 
-600.000 
Sony Vaio SVS13-125CV 
9.900.000 
-1.100.000 
Sony Vaio SVS13-A25PG 
14.900.000 
-200.000 
Sony Vaio SVT13-126CV (Ultrabook) 
9.500.000 
-100.000 
Toshiba NB510 DOS. 
2.900.000 
-200.000 
Toshiba Portege R830-2067U 
11.000.000 
-200.000 
Toshiba Portege R930-2000 
14.800.000 
-300.000 
Toshiba Portege R930-2028 
12.800.000 
-1.100.000 
Toshiba Portege R930-2033 
15.200.000 
-400.000 
Toshiba Portege Z930-2000U 
14.600.000 
-1.600.000 
Toshiba Portege Z930-2022 
13.800.000 
-400.000 
Toshiba Portege Z930-2029 
15.700.000 
-400.000 
Toshiba Satellite C840-1028U 
4.200.000 
-100.000 
Toshiba Satellite L735-1128U 
4.800.000 
-100.000 
Toshiba Satellite L740-2224U 
5.400.000 
-500.000 
Toshiba Satellite L745-1105U 
5.700.000 
-100.000 
Toshiba Satellite L745-1106UB 
5.700.000 
-100.000 
Toshiba Satellite L745-1107UR 
5.700.000 
-100.000 
Toshiba Satellite L745-1108U 
6.000.000 
-100.000 
Toshiba Satellite L745-1109UB 
6.000.000 
-100.000 
Toshiba Satellite L745-1110UR 
6.000.000 
-100.000 
Toshiba Satellite L745-1216U 
5.000.000 
-100.000 
Toshiba Satellite L840-1003 
6.800.000 
-200.000 
Toshiba Satellite L840-1015 
6.500.000 
-900.000 
Toshiba Satellite M840-1015X 
7.700.000 
-100.000 
Toshiba Satellite M840-1025X 
7.700.000 
-200.000 
Toshiba Satellite P850-1009X 
12.200.000 
-1.100.000 
Toshiba Satellite U940-1000X 
11.600.000 
-200.000
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com